VIVAnews - Kontroversi kedatangan bintang porno asal Jepang, Miyabi, terus bergulir. Banyak yang menentang, banyak pula yang mendukungnya. Walau terus diterpa kontroversi, faktanya adalah beberapa hari terakhir ini banyak orang yang berburu film Miyabi itu ke Glodok, Jakarta Barat.
Kalau Anda termasuk orang yang berburu film Miyabi itu, sebaiknya hati-hati. Pertama, sebab Anda bisa saja dijerat dengan Undang-undang pornografi. Sebagaimana diketahui bahwa kita sudah memiliki Undang-undang yang mengatur pornografi itu. Atas dasar itu, kami sarankan agar Anda tidak membelinya.
Kedua, kalau pun Anda nekat membelinya, Anda bisa saja Anda kecele, sebab banyak penipuan di sana. " Kebanyakan hanya permainan cover (sampul) saja. Gambar depannya Miyabi tapi filmnya kartun Tom and Jerry," kata Gimbal, seorang pedagang sekaligus pengganda film di Glodok, kepada VIVAnews, Rabu, 30 September 2009.
Walau aparat kerap kali memburu para penjual film-film porno itu. peredaran film-film Miyabi tetap marak di lapak-lapak. Menurut Gimbal fil Miyabi itu sudah mulai membanjiri pasaran sejak 2008. Tetapi, nama Miyabi mulai berkibar sejak 2005-2006. Itu pun hanya di kalangan pengguna internet saja.
"Awalnya, sekitar tahun 2005 peredaran film itu hanya marak melalui sarana internet, karena CD asli susah didapat. Namun, sejak tahun 2008 peredaran CD mulai banyak di lapak," ujar dia.
Gimbal mengakui, dulu hanya kalangan tertentu yang mengetahui sepak terjang Miyabi. Sekarang, sebagian besar masyarakat mulai mengenal artis yang akan main dalam film 'Menculik Miyabi' itu.
"Itu terlihat dari meningkatnya penjualan CD Miyabi di pelataran Glodok," ujar dia.
ismoko.widjaya@vivanews.com
• VIVAnews