Wafatnya Michael Jackson
MJ Sudah Tahu Jantungnya Bermasalah
Pihak promotor tur tadinya tak mau merekrut dokter bagi MJ demi penghematan
Sabtu, 27 Juni 2009, 13:25 WIB
Renne R.A Kawilarang
Poster mengenang Michael Jackson (AP Photo/ Matt Sayles)

VIVAnews - Michael Jackson ternyata sudah tahu bahwa dirinya punya masalah dengan gangguan jantung sebelum menghembuskan nafas terakhir, Kamis 25 Juni 2009 waktu Los Angeles. Buktinya, dia diketahui ngotot untuk menyertakan seorang dokter jantung (kardiolog) untuk mendampingi dirinya dalam melakukan tur dunia mulai Juli mendatang.

Demikian ungkap pimpinan AEG Live, perusahaan hiburan yang menjadi promotor tur dunia MJ (panggilan akrab Jackson) bertajuk "This is It" (Sampai di Sini Saja) - yang diyakini merupakan tur terakhir bagi penyanyi berusia 50 tahun itu.

Dokter yang dimaksud adalah Conrad Murray. Dialah yang saat itu berada di dekat MJ saat pelantun "Black or White" itu jatuh.

AEG tadinya tak mau menyertakan Murray demi penghematan. Namun, MJ bersikeras menyertakan dokter yang tengah mengalami masalah keuangan, sama seperti dirinya.

"Sebagai perusahaan, kami sebenarnya tidak mau menyertakan seorang dokter yang bekerja full-time karena biasa hotel dan perjalanan bisa lebih murah. Namun Michael bersikeras bahwa dia harus direkrut," kata Randy Phillips, Presiden dan Kepala Eksekutif Korporat AEG.

Kota pertama yang tadinya akan disinggahi MJ adalah London pada 13 Juli mendatang. Namun, MJ tak bisa melakukan tur terakhirnya, yang dijadwalkan berlangsung di 50 kota di manca negara.

MJ diketahui jatuh di rumah kontrakannya di Los Angeles dan diduga mengalami serangan jantung, demikian menurut seorang sumber. Namun pihak berwenang belum memastikan penyebab kematian MJ. (AP)

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.