|
VIVAnews - Venue keren, sound oke, tata lampu bagus, penonton heboh, Jay Kay? Sekadar nyanyi dan sedikit basa-basi, sesekali memamerkan goyangan di atas panggung. Berjaket hitam dan celana putih, vokalis band fusion jazz itu mengenakan fedora yang setengah menutup mata.
Setelah Dimi, Afgan dan Yacko memanaskan suasana di Sentul City Convention Center, Rabu 8 April 2009 malam, Jamiroquai mulai menghentak panggung sekitar pukul 22.00.
Hanya menyapa penonton dengan kata halo, 'The Kids' dari album 'The Return of Space Cowboy' langsung dimainkan. Beberapa penonton -yang membeli tiket termurah Rp 650 ribu- berdiri dari tempat duduknya dan ikut bergoyang.
'Seven Days in Sunny June' disambung 'Alright' dan 'Little L' masih membuat penonton goyang. Termasuk Armand Maulana dan Dewi Gita, juga Ashraf dan Bunga Citra Lestari yang ada di barisan tempat duduk paling depan.
Melirik Ahmad Dhani, sendirian, dia hanya duduk terdiam. Sesekali berdiri, ikut bernyanyi. Banyak yang bernasib sama sepertinya. Sebut saja Dian, warga Jakarta yang sudah lama menanti-nanti band asal Inggris itu datang. "Lagu-lagu yang enak hampir semua dibawain, tapi kok Jay Kay nggak interaktif sama penonton ya," katanya kecewa.
Penyanyi yang Ferrari-nya belum lama dirusak orang itu baru bicara sebelum membawakan 'Use The Force'. Jay Kay bilang, hari ini kita harus memberikan suara.
"Banyak orang di luar mau ikut memilih tapi tidak bisa. Pilih lah yang benar untuk masa depan lebih baik," pesannya disambut tepuk tangan ribuan penonton malam itu.
Suasana sedikit lebih seru ketika 'Cosmic Girl' dikumandangkan Jay kay. Beat nan riang membuat penonton tak tahan bergoyang. Mereka yang duduk di kelas A dan B menyerbu ke depan panggung.
Hits-hits Jamiroquai lainnya menyusul, seperti 'Space Cowboy', 'Canned Heat' dan 'Love Foolosophy'. Berhenti di angka sial 13, Jay Kay menutup konser pertamanya di Indonesia dengan 'Deeper Underground' sebagai lagu pamungkas.
"I'm going deeper underground. There's too much panic in this town. I'm going i'm going i'm going deeper underground..."
Konser Jamiroquai memang menghibur, namun 90 menit perjalanan tak terbayar dengan 90 menit aksi Jay Kay cs di atas panggung. Selain itu, 'Virtual Insanity' absen, topi yang jadi ciri khas Jay Kay juga ditinggalnya di London.
Jay Kay sempat bilang akan kembali ke Indonesia setelah album anyar mereka rampung tahun ini. Semoga saja dalam konser berikutnya, mereka mampu membangkitkan mood penonton, tidak malah membawanya 'deeper underground'.