|
VIVAnews - Kelompok band Shaggy Dog bicara soal pengaruh narkoba di dunia entertainment, khususnya di kalangan anak band.
Mengingat kasus Sammy 'Kerispatih' yang baru-baru ini ditangkap akibat jeratan narkoba, sejumlah anak band termasuk Shaggy Dog ikut angkat komentar.
Menurut Heru, vokalis Shaggy Dog, keterlibatan dengan obat-obatan terlarang sebaiknya dijauhi. "Godaan (narkoba) itu sudah ada sejak tahun 60-an. Drugs, money, and woman itu adalah godaan terberat bagi anak band. Tapi salah satu godaan terbesarnya adalah narkoba," ujarnya di studio ANTV, cawang, 8 Februari 2010.
Sebisa mungkin, para personel Shaggy Dog tidak akan pernah menyentuh obat-obatan terlarang. "Intinya kita kembalikan lagi ke masing-masing orangnya, yang pasti Shaggy Dog itu harus disiplin, baik pas manggung ataupun latihan. Kita sendiri harus kompak dan mencoba saling terbuka," kata sang vokalis.
Heru akhirnya membuat pengakuan, dulu beberapa personel Shaggy Dog pernah mencoba narkoba. "Kita nggak mau munafik, kita pernah nyoba tapi sekarang udah stop dan nggak keterusan."
Sejauh ini, Shaggy Dog belum pernah membuat komitmen atau surat perjanjian, seperti yang dilakukan kelompok band Kerispatih.
"Kalo komitmen atau semacam surat perjanjian, nggak ada karena kita merasa sudah dewasa, udah sama-sama ngerti dan tahu resikonya," kata Heru yang selalu mengingatkan para fansnya untuk 'say no to drugs'.
• VIVAnews