Mamiek Prakoso
Srimulat Belum Mati, Tapi Sedang Regenerasi
Siapa tidak kenal grup lawak Srimulat yang ngetop tahun 1990-an.
Sabtu, 16 Januari 2010, 13:37 WIB
Suwarjono
Srimulat  

VIVAnews-Grup lawak lawas yang booming pada tahun 1990an saat ini pamornya mulai meredup. Grup lawak yang dulu terkenal dengan Panggung Srimulat tersebut  tenggelam di antara grup  lawak yang lainnya. Bahkan karena lama tidak muncul bareng, para personilnya pun satu persatu ngelawak di grup lain seperti dalam Srimules atau Opera Van Java.

Berkaitan dengan hal tersebut , salah satu pelawak senior Srimulat, Mamiek Prakoso mengakui bahwa jika untuk saat ini memang sulit untuk masuk ke dalam industri perlawakan.  Karena,  untuk saat ini memang guyonan Srimulat tak terlalu direspon oleh pasar. “Jika  saat ini Srimulat  masuk ke dalam dunia perlawakan jujur kita akan malah tertelan. Karena memang lawakan kita tak sesuai dengan pasar , “ cetus Mamiek, Jumat 15 Januari 2010.

Dengan demikian menurut Mamiek, cara dari Srimulat untuk tetap eksis adalah dengan manggung di pinggiran. Meski demikian, bukannya Srimulat sudah mati. Tetapi saat ini kita sedang melakukan regenerasi.

“Karena memang regenerasi Srimulat gampang-gampang susah. Regenerasi yang kita lakukan butuh proses. Karena pelawak yang dibutuhkan Srimulat berbeda dengan grup lawak lainnya. Jika kita bisa, maka bisa dengan gampang dalam waktu sehari mendapatkan penggantinya, “ celetuk Srimulat.

Mamiek menambahkan, almarhum Teguh Srimulat (pendiri Srimulat, red) menginginkan pelawak Srimulat adalah pelawak yang memiliki ciri khas. Dan juga bukan hanya menimbulkan kelucuan tetapi juga enak ditonton. “Lawak kita bukan ala lawak yang sekarang sedang booming, seperti candaan yang lebih menonjolkan fisik, celaan, jorok atau candaan di bawah panggung, “ tegas Mamiek.

Srimulat adalah grup lawak yang sangat booming pada tahun 1970-1990. Di saat Teguh Slamet Hardjo, pemimpin grup ini masih hidup, Srimulat pada era 70-90-an, pernah berjaya sebagai bisnis lawak Indonesia. Inilah satu-satunya grup lawak yang dikelola seperti sebuah perusahaan, karena mempunyai usaha atau cabang di empat kota: Jakarta, Semarang, Solo dan Surabaya.

Tetapi setelah tahun 1990 an, grup Srimulat mulai meredup. Srimulat telah memunculkan bintang lawak seperti Asmuni, Tarzan, Tessy atau Nunung. Regenerasi berlangsung dengan lambat. Bahkan Srimulat mulai sangat jarang menghiasi layar televisi. Para personil mulai bergabung dengan grup lawak lain. Selain itu para senior Srimulat pun mulai meninggal dunia. Di samping beberapa dari mereka juga tersandung kasus narkoba.

laporan : Fajar Sodiq | Solo

• VIVAnews
 
komentar
gal
04/02/2010
Kebanyakan juga anggotanya sudah eksis masing-masing di acara-acara komedi tv sekarang.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.