Isu Akan Ditarik, Penonton '2012' Membludak
Pemandangan antrean tiket mulai ramai sejak pagi hingga sore hari.
Minggu, 22 November 2009, 09:37 WIB
Amril Amarullah
Film '2012'  

VIVAnews -- Kehebohan film kiamat 2012 yang disutradarai Roland Emmerich juga merambah sampai Bali sejak diputar serentak di seluruh Indonesia. Meskipun loket tiket baru dibuka pukul 11.30 Wita, namun antrean panjang sudah terjadi sejak pukul 07.00 Wita.

"Ada isu kalau film ini mau ditarik, makanya saya bela-belain ngantri dan hari ini sudah hari yang keempat," ungkap Dwiki saat ditemui di Cinema Galeria 21, Kuta, Minggu, 22 November 2009.

Dia mengantri bersama dua orang rekannya untuk mendapatkan 12 tiket. Ditanya soal akan ada kiamat di tahun 2012, Dwiki mengaku tak percaya. "Itu kan hanya film dan semuanya rahasia Tuhan," katanya.

Meskipun banyak DVD bajakan yang telah beredar dengan harga Rp 15 ribu per kepingnya, namun mereka memilih menonton di gedung bioskop karena efek suaranya kurang greget.

Dia juga tak berminat untuk membeli tiket di calo yang selalu menawarkan kepada penonton yang datang dan telah kehabisan tiket.

"Selain harganya yang mahal karena setiap satu tiket dijual dua kali lipat dari harga resmi, juga ada cerita tersendiri kalau sampai mengantri panjang dan berhasil dapat tiket," ungkap dia.

Tak jarang beberapa dari mereka sempat marah dan nyaris berkelahi jika barisannya diserobot orang lain yang baru datang. Ketika loket dibuka pun aksi saling dorong terjadi bahkan beberapa waktu lalu sempat ada yang pingsan dan dikeluarkan dari barisan karena berdesakan.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan, belum menemukan penyimpangan atas tayangan film '2012'. MUI tak akan menarik peredaran film yang bercerita tentang kiamat itu.

"Kami belum memberikan keputusan apa-apa, belum menemukan penyimpangannya," kata Ketua MUI, Ma'ruf Amin, kepada VIVAnews, Jumat, 20 November 2009.

Sejauh ini, MUI melihat film itu sebagai hiburan fiksi yang terbangun dari imajinasi pembuatnya. Film itu murni tontonan, bukan tuntutan. Sebab itu, MUI tak menghiraukan desakan dari sejumlah daerah untuk mengharamkan film itu.

Jawaban itu sekaligus meredam rumor yang berkembang di masyarakat belakangan ini, bahwa MUI akan menarik peredaran film tersebut. "Tapi kami akan tetap memonitor untuk melihat unsur yang dapat menyesatkan aqidah," ujarnya.

Laporan : Dewi Umaryati | Bali

• VIVAnews
 
komentar
Pawl
22/11/2009
2012 memang keren soal efek suara & visualnya... TOP!!! Tapi, isi ceritanya belum se-ekstrim yang saya bayangkan sebelum menontonnya, contohnya sumber bencna dll....
warsono
23/11/2009
kalau memang kiamat akan terjadi pada tahun 2012, marilah kita semua lebih banyak mendekatkan diri kepada yang maha Kuasa janganlah sebaliknya semakin bertingkah laku yang tidak tidak lebih lebih menyengsarkan orang banyak, semoga saja tidak terjadi supaya orang-orang yang berbuat dholim agar bisa sadar terlebih dahulu
Wahyu
23/11/2009
kiamat sepertinya lebih dasyat dari yang difikirkan manusia. Bahkan Tuhan pun tak mengatakan kapan (tanggal, bulan, tahun) akan terjadinya kiamat, tapi kebanyakan orang lebih percaya apa yang di katakan (ramalan) orang lain. Ambil hikmah, manfaatnya bahwa semuanya pasti ada akhirnya. INGAT manusia itu bukan Tuhan
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.